Minggu, 27 September 2015

Barcelona

Pertama sekali aku mendengar nama Barcelona, mungkin aku masih duduk di sekolah menengah pertama. Barcelona adalah judul sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Faris Rustam Munaf atau biasa dikenal dengan nama Faris RM.
Waktu itu, lagu itu benar-benar sangat populer dan diminati oleh kalangan tua maupun muda. Salah satunya, ya aku.
Gemerlap pesta kota
Seolah getar flamenco
Mengalun jiwa
Ku duduk terhanyut nuansa
Di sudut semarak plaza Catalonia
Kala sepasang mata
Menatapku manja
Mengajak berdansa
Sapanya
"Quiere darme su direccion Senorita"
Ku ingin kau ajak serta malam ini
Como se pronucia oh Juwita
Ingin ku nyatakan cinta
Sepenuh hati
Mungkin esok kukan pergi
Tapi kuberjamji
Pasti diriku kan kembali
Untuk cinta yang tertinggal
Di jantung Barcelona
Lo siento  munco Senorita
Kuharus tinggalkanmu
Sejenak waktu
Hapuslah air matamu kini
Dua hati tlah terpadu jadi satu
Usaikan cerita
Malam yang tersisa
Ku takuasa lagi
Tuk menunda waktu
Hidupku bersamamu
Kecuplah diriku kasih...
Malam ini
Angan yang tergoda resah
Srasa smakin menggoda
Melupakan fadjar tiba..
"Hasta la vista mi amor" penuh cinta
Di hari kukan kembali
Kan kuingat janji
Cintamu di Barcelona
Cinku di Barcelona...
Bagiku, lagu itu sangat mengusik jiwa dan perasaanku. Seperti ada asa yang pernah tertinggal di sana.
Jadi setiap mendengar nama Barcelona, hatiku berdebar. Lalu tertanam di pikiranku nanti kalau aku punya kesempatan untuk melawat ke luar negri, aku ingin Barcelona adalah kota yang paling ingin kunjungi. Tapi itu dulu, kalau sekarang tentu aku akan memilih berziarah ke tanah suci.
Maka tidak heran, saat aku tahu
ada klub sepakbola yang bernama  Barcelona. Akupun langsung jatuh cinta pada klub yang bermarkas di Nou Camp itu. Aku tidak mau tahu bagaimana kualitas klub itu dan bagaimana permainannya. Aku jatuh hati tanpa syarat.
Bola?Aku memang suka,tapi waktu itu akses liga tidak semudah seperti saat ini. Jadi akui demam bola hanya bila piala dunia di gelar setiap empat tahun sekali. Jadi walaupun aku suka bola,aku nggak tahu kalau ada klub sepak bola yang bernama Barcelona.
Jadi kalau ternyata klub sepakbola yang bernama Barcelona itu bagus dan hebat, itu kebetulan saja. Mungkin kalau ternyata Barcelona tidak baguspun, barangkali aku akan tetap suka. Aku tidak tahu.
Jadi memang sudah rizkiku kalau ternyata Barcelona itu bagus dan hebat. Jadi sesungguhnya aku suka Barcelona itu tanpa mengerti situasi dan kondisinya. Tapi itu dulu. Sekarang tidak lagi, Barcelona is the best...hidup Barca...!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar